by: Andra & The Backbone
Masih adakah separuh hatiku
Yang kuberikan hanya untukmu
Ku harap engkau masih menyimpannya
Jangan kau pernah melupakannya
Maafkan kata yang t’lah terucap
Akan ku hapus jika ku mampu
Andai ku dapat meyakinkanmu
Ku hapus hitamku
Masih adakah separuh janjiku
Yang kubisikkan hanya padamu
Ku harap engkau masih mengingatnya
Jangan kau pernah melupakannya
Andai ku dapat memutar waktu
Semuanya tak kan terjadi
Ku hapus hitamku untukmu
(Simpan separuh hatimu)
Ku hapus hitamku untukmu
(Simpan separuh janjimu)
Ku hapus hitamku untukmu
(Simpan separuh hatimu)
(Simpan separuh janjimu)
Lihat Selengkapnya...
Hitamku
Main Hati
by: Andra & The Backbone
Seribu wanita yang pernah singgah
Hanya datang dan pergi dan tak ada hati
Kau pun datang ada yang berbeda
Mengapa begini apa yang terjadi
Tak pernah sebelumnya
Tak pernah ku duga
Reff:
Ku akui ku main hati (ku main hati 2x)
Ku tak bisa tuk memungkiri
Ku main hati
Bersamamu ku rasakan
Yang tak pernah kurasakan sebelumnya
Pencarianku berakhir
Karna ku tlah temukan dirimu
Back to Reff: (2x)
Ku main hati … Ku main hati
Ku main hati … Ku main hati
Lihat Selengkapnya...
Musnah
by: Andra & The Backbone
Bukan, maksud hatiku
Acuhkan dirimu
Di depan mataku
Tapi ku tak bisa lupakan
Saat dirimu membuat
Diriku terhina
Reff:
Sakit hatiku
Remuk jantungku
Tuk membencimu
Musnahkan cintaku
Bukan, maksud hatiku
Redam senyumku
Saat kita bertemu
Tapi ku tak bisa singkirkan
Enyahkan sikapmu
Diriku terluka
Back to Reff:
Bukan, maksud hatiku
Tak bisa singkirkan
Diriku terluka
Lihat Selengkapnya...
Hanya Membayangkan, Musik Dah Jadi...

Jika di Indonesia ada mahasiswa yang mampu mengatur gerakan kursi roda dengan gerakan otot mata, maka di luar negeri lebih gila lagi. Mereka menciptakan alat yang mampu menciptakan musik hanya dengan membayangkannya saja.
Jadi, jika ingin menciptakan suatu lagu, cukup pikirkan not yang sesuai dan not itu akan langsung ditampilkan di layar monitor.
Not yang telah ada di monitor dapat dimainkan menjadi sebuah lagu. Alat ini baru bisa memainkan not yang umum (belum bisa kalau ada kres, atau tanda baca musik yang lain). Namun kedepannya.Alat ini diharapkan mampu membantu para musisi yang memiliki keterbatasan fisik. Keren Gak? Wah kapan ya ada alat yang kalau saya memikirkan suatu makanan maka alat ini akan membuatkannya untuk saya.
Lihat Selengkapnya...
Skill Itu Perlu
Seperti halnya di industri, sebuah produk memerlukan input yang baik untuk menghasilkan output yang berkualitas. Demikian juga halnya industri musik, para musisi harus memiliki input2 yang inspiratif untuk menghasilkan lagu2 yang berkualitas dan layak didengar. Seperti apakah input2 tersebut? mari kita bahas satu persatu…
1. Skill musik yang terlatih
Jelas, skill musik merupakan faktor utama dalam menciptakan lagu. Bagaimana bisa orang yang bernyanyi saja sumbang bisa menciptakan sebuah nyanyian yang merdu?? ato minimal si musisi mengerti nada2 musik yang bisa dia mainkan di piano, gitar, dsb.
Perlu waktu yang lama dalam mempelajari musik, hitungannya tahun. Sehingga wajar banyak orang menyarankan untuk belajar musik dari kecil. Tapi sebenarnya tidak ada kata terlambat untuk belajar musik, jangan pernah merasa telat karena melihat umur, pada intinya kita bermain musik karena memang di situlah jiwa kita sebenarnya.
Jadi 1 hal yang paling penting untuk direnungkan terlebih dahulu adalah :
Benarkah musik adalah jiwa anda sesungguhnya ?
Orang yang belajar musik dari kecil pun tidak dijamin menjadi musisi yang baik, kalo ternyata jiwanya tidak di situ… Siapa tau dia belajar karena hanya disuruh orang tuanya, padahal jiwanya adalah otomotif (misalnya).
Jika anda bisa menjawab pertanyaan di atas dan benar2 yakin akan jawabannya, maka jangan putus asa untuk menjadi musisi yang baik!!
2. Mood dan Psikologi
Point ke dua ini juga tidak kalah pentingnya, malahan saya bilang “Musik adalah pelajaran Psikologi“. Setiap karya yang kita buat benar2 mencerminkan siapa kita sebenarnya. Musik adalah makhluk yang jujur seperti cermin yang selalu memperlihatkan seperti apa kita adanya.
Oleh karena itu, jangan membuang2 waktu untuk membuat lagu ketika perasaan hati anda tidak enak, jangan memaksakan diri. Atur dulu mood anda, baru keluarkan dalam bentuk karya musik. Jika anda dalam keadaan senang dan bangga pada diri anda, maka lagu yang tercipta pun akan menyenangkan dan membanggakan buat diri anda.
3. Lingkungan
Point ke tiga ini sangat erat berhubungan dengan point ke dua di atas. Tentu saja dengan berada di lingkungan yang menyenangkan anda bisa lebih produktif dalam membuat lagu. Orang yang sedang kasmaran, misalnya, tentu dia bisa membuat lagu yang menggugah perasaan dia. Rasa kasmaran seperti itu timbul dari lingkungan anda yang hasratnya selalu didampingi oleh kekasih tercinta.
Jadi, jika anda seorang seniman sejati, anda harus bisa mensyukuri setiap hal yang terjadi di sekitar anda. Seorang seniman memiliki kepekaan yang tinggi dalam mengapresiasikan semua hal yang didengar, dilihat, dan dirasakan.
4. Mendengarkan karya musik orang lain
Point ini adalah yang terakhir dari penulis, sebagai bagian yang mutlak harus ada dalam membuat lagu. Lagu2 yang kita dengar merupakan inspirasi yang membentuk karakter musik kita, membuat kita memiliki ciri khas yang berbeda dengan orang lain. Point ini bisa disebut jalan pintas dalam membuat lagu, karena seringnya orang dengan mudah meniru lagu orang lain. Mereka yang ga mau repot dan hanya mengincar segi komersil, sering mencari2 lagu orang lain yang bagus2 tapi masih jarang didengar orang. Misalnya lagu aslinya dari luar negeri, lalu diadopsi menjadi bahasa Indonesia.
Hal ini lah yang menjadi tantangan buat para musisi sejati, karena inspirasi dari lagu orang lain emang harus ada, tapi itu semua hanyalah inspirasi!! Bukan sesuatu untuk ditiru!!
Makanya semua faktor di atas harus dikuasai dengan baik. Meskipun kita terinspirasi dari lagu orang lain, tapi harus bisa membuat sesuatu yang beda, dengan menggabungkan ciri khas kita sendiri dan dengan skill musik yang udah cape2 kita pelajari.
Lihat Selengkapnya...